Pages

Ads 468x60px

Labels

artikel (102) gadget (5) go green (3) green (2) indonesia (9) internet (10) iptek (13) IT (15) linux (3) lirik lagu (99) microsoft (10) save earth (6) Sistem Ekonomi (5) tokoh (4) windows (8)

Jumat, 13 September 2013

Memilih Kamera Digital

Intisari-Online.com - Ada kalanya ketika fotografi hanya diperuntukkan bagi segelintir orang saja. Mereka dikenal sebagai fotografer. Namun, revolusi digital membuat semua orang bisa menjadi fotografer. Hadirnya kamera digital yang kompak dengan harga murah membuat semua orang bisa memegang kamera. Nah, dengan banyaknya merek kamera digital kompak, orang justru kebingungan memilihnya.


Berikut beberapa panduan dalam memilih kamera digital yang disarikan dari situs BBC.
Penting!

  • Lensa - Butuh lensa tele? Orang biasanya tertarik dengan lensa tele, namun sebenarnya mereka tidak banyak menggunakannya seperti yang dia pikir. Dalam beberapa kasus, lensa sudut lebar justru lebih berguna daripada lensa tele. Dengan lensa sudut lebar Anda bisa banyak berkreasi. Bisa untuk pemandangan, kerumunan, dan interior. Lensa tele bagus untuk foto candid anak-anak atau binatang buas dan olahraga. Berpikirlah matang-matang mana yang terbaik buat Anda.
  • Jenis perbesaran - Sangat penting membahas perbesaran optis atau digital. Perbesaran digital sesungguhnya hanya memotong gambar dan menampilkannya dalam layar yang sama. Tentu saja gambar yang dihasilkan kualitasnya turun. Sedangkan perbesaran optis adalah perbesaran yang sesungguhnya. Tak ada pengaruhnya terhadap kualitas gambar. Perbesaran optis sebesar 20x rasanya sudah cukup mumpuni.
  • Layar LCD - Kamera digital kompak hampir pasti menyediakan layar ini. Inilah jendela bidik yang memudahkan kita mengambil gambar. Periksalah kecerahan layar, ketajaman warna, sudut pandang yang jelas, serta kualitas pelapis anti-pantulnya. Beberapa kamera mengaplikasikan layar sentuh, namun membuat harganya jadi mahal. Yang lain mengunggulkan resolusi layar yang lebih bagus sehingga jendela bidik atau untuk melihat hasil potretan semakin "mendekati" aslinya.
  • Lubang intip - Terkadang layar LCD mati kutu saat di terik panas matahari. Lubang intip akan membantu mengatasi hal ini.
  • Antigoyang - Memotret dalam cahaya remang-remang atau menggunakan lensa tele tak jarang membuat hasil jepretan tidak jelas karena kamera goyang. Nah feature antigoyang membantu untuk mengasilkan gambar yang jelas.
  • ISO (ASA) tinggi - Beberapa kamera dilengkapi dengan setelan ISO tinggi yang berguna untuk memotret di cahaya yang kurang tanpa bantuan lampu kilat. Misalnya di pesta, pertunjukan musik, atau di seputar matahari terbenam.
  • Jenis Battery - Kamera yang murah umumnya menggunakan baterai AA daripada jenis Lithium yang bisa diisi ulang. Namun, dalam kondisi tertentu menggunakan baterai jenis AA memberi keuntungan dengan tak tergantungnya dengan listrik.


Pertimbangkan!

  • Mega pixels - Tak sepenting yang dipikirkan banyak orang. Kamera yang ada sekarang sudah cukup jika mau dicetak di atas kertas sampai ukuran A3. Dalam banyak kasus, menambahkan lebih banyak pixel dapat menurunkan kualitas gambar. Sensor kamera lebih penting daripada besaran mega piksel. Kualitas gambar ditentukan oleh ukuran fisik sensor. Di dalam kamera digital kompak, biasanya ukuran sensor sangat kecil. Makanya, ukuran sensor yang besar berarti ukuran kameranya juga besar.
  • Kontrol Manual - Kontrol manual bisa mengenyampingkan setelan otomatis pada kamera kompak.
  • Jeda pemotretan - Beberapa kamera memiliki jeda yang cukup lama sesaat setelah tombol ditekan dan kamera menangkap gambar. Juga jeda antara pengambilan gambar satu ke pengambilan gambar berikutnya. Untuk mengetahui hal ini, cobalah untuk melakukan uji coba saat akan membeli kamera.
  • Merekam Video - Banyak kamera digital sekarang dilengkapi dengan perekaman gambar bergerak. Jika kemampuan ini menjadi prioritas, pilih yan kualitas videonya bagus. Misalnya sudah definisi tinggi.


Tambahan!

  • Intelligent Auto - Mendeteksi jenis objek yang Anda foto dan menyesuaikan parameternya. Sudah mumpuni saat ini. Hasilnya lebih baik dibandingkan mode otomatis.
  • Pengenal Muka - Berguna dalam beberapa kasus. Kamera bisa diperintahkan untuk fokus jika menemukan wajah manusia.
  • Tagging - Dengan kemampuan Pengenal Muka, kamera tak hanya saja mengenali wajah tapi mengidentifikasinya. Beberapa kamera bisa diprogram untuk mengenali wajah-wajah tertentu yang akan diprioritaskan dibandingkan wajah-wajah lain. Wajah mereka bisa diberi tanda sehingga lebih cepat dikenali,
  • Pendeteksi Senyum - Kamera bisa mengenal senyuman (dengan mulut yang melebar, gigi tidak penting), lalu ambil gambarnya. Kemampuan ini hanyalah 'tipuan' dibandingkan kemampuan yang benar-benar berguna.
  • Pendeteksi Kedipan - Sama dengan senyuman, hanya saja ini kedipan mata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar